Kurangi Resiko Cedera Dalam Olahraga Renang


 Cedera merupakan bagian yang bisa dibilang tak terpisahkan dari olahraga. Dalam olahraga renang pun seperti itu. Namun begitu, dengan mengenal dan memahami macam-macam cedera dalam olahraga, kita bisa meminimalisir potensi cedera yang bisa terjadi dalam aktifitas berolahraga kita. Berikut, tips-tips yang telah dihimpun oleh tim LIMA berkaitan dengan penanganan cedera pada olahraga renang.

Apa Saja Jenis-jenis Cedera Dalam Olahraga Renang?
Dengan penggunaan otot yang berlebihan, bisa timbul kelelahan dan kegagalan untuk menjalani teknik gerakan yang baik. Seringkali para perenang menunjukkan fleksibilitas yang luar biasa atau kelenturan sendi, yang bisa jadi normal. Cedera dan trauma ringan bisa menyebabkan bahu menjadi tidak stabil dan menyebabkan sakit bahu dan tendinitis. Luka yang berulang-ulang termasuk masalah lutut dalam dan masalah panggul dari gaya dada menendang, dan luka punggung dari tendangan lumba-lumba atau latihan dry-land cross.
Apa yang menyebabkan cedera saat berenang?
Berenang merupakan salah satu olahraga paling populer, dengan lebih dari satu juta perenang kejuaraan maupun rekreasi di Amerika Serikat. Lebih dari sepertiga dari para atlet ini berlatih dan bertanding sepanjang tahun. Para perenang elit mungkin berlatih lebih dari 5 mil per hari, yang mengharuskan sendinya dalam gerakan berulang secara ekstrim. Kebanyakan cedera berenang menyerang bahu, lutut, panggul, ataupun punggung, tergantung pada gerakannya.
Cedera apa yang paling sering ditemukan?
Bahu perenang
Bahu merupakan sendi yang paling sering mengalami cedera saat berenang. Cedera bahu bisa meliputi pergeseran sendi putar – tekanan pada sendi putar dari bagian bilah bahu atau tulang belikat saat lengan diangkat. Biceps tendinitis (peradangan menyakitkan pada tendon bisep) dan ketidakstabilan bahu, di mana struktur yang mengelilingi sendi bahu tidak bekerja untuk mempertahankan bola di dalam soketnya, semua itu adalah akibat dari kelelahan dan kelemahan dari sendi putar dan otot-otot di sekitar bilah bahu.
Cedera Tubuh Bawah
Cedera lutut yang meliputi tendon dan ligamen (breaststrokers’ knee) merupakan hal yang umum. Breaststrokers juga bisa mengalami sakit panggul dari peradangan tendon panggul. Masalah punggung, termasuk masalah disk punggung bawah atau masalah di sambungan antara tulang belakang dan panggul, atau spondylolisis, mungkin ditingkatkan oleh dolphin kick yang sering digunakan dalam kejuaraan renang.
Bagaimana cedera saat berenang bisa dihindari dan diobati?
Komunikasi di antara atlet, orang tua, pelatih, dan staf medis profesional penting untuk mencegah cedera dan keberhasilan penyembuhan.
Gunakan teknik gerakan yang baik
Kurangi gerakan berulang (repetitif) yang menyebabkan cedera
Lakukan penguatan inti dan olahraga cross-training sebagai rutinitas sebelum dan sesudah latihan
Pertimbangkan teknik latihan alternatif daripada latihan yang menyebabkan cedera
Gunakan waktu istirahat untuk memulihkan diri
Fokuskan usaha rehabilitasi pada sendi putar dan penguatan tulang belikat untuk cedera bahu pada umumnya serta latihan penguatan pinggul dan panggul untuk cedera lutut dan panggul
Bicara dengan profesional di bidang pengobatan olahraga atau pelatih atletik jika Anda ingin tahu tentang cedera atau strategi pencegahan

Atlet hanya boleh kembali bertanding jika mendapat izin dari perawat kesehatan profesional
Bagikan berita :
 
Supported by : Creating Website | MENOREH . Net - Media Partner
Copyright © 2013. Buana Sport - All Rights Reserved
Created by News BUANA.Com
KONTAK REDAKSI