TELAK: Manny Pacquiao (kanan) melesakkan pukulan ke muka Chris Algieri dalam duel Minggu (24/11).(Xaume Olleros/AFP Photo)
MAKAU – Target menang KO (knockout)
memang tidak dapat dipenuhi Manny Pacquiao. Tetapi, petinju Filipina
itu menyelesaikan urusan dengan baik dalam pertarungan melawan Chris
Algieri untuk mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBO di Cotai
Arena, Venetian Resort, Makau
, Minggu (23/11).
Dengan dibayar Rp 240 miliar, Pacman, sapaan Pacquiao, menyajikan
tontonan menarik bagi penggila tinju dunia. Meski gagal mengakhir duel
sebelum ronde 12 usai, dia mampu tetap membuktikan bahwa masih ada
insting membunuh dalam dirinya. Pacman berhasil menjatuhkan Algieri enam
kali.
Pukulan Pacman sudah membuat Algieri terjengkang pada ronde kedua.
Kecepatan pukulannya juga terlihat masih prima. Buktinya, Algieri dua
kali jatuh pada ronde keenam. Namun, bel tanda berakhirnya ronde
menyelamatkannya.
Algieri kembali terjatuh dua kali pada ronde kesembilan. Terakhir, dia jatuh dalam ronde 10. Double cover
yang dibangun Algieri sia-sia. Pukulan Pacquiao tetap menembus wajahnya
dan beberapa kali begitu telak hingga Algieri mendongak.
Dua hakim memberikan nilai 119-103. Seorang hakim lainnya
menganugerahkan angka sempurna 120-102. Algieri sebenarnya juga
memprediksi hasil tersebut sebelum pertarungan dimulai.
’’Bukan cuma kecepatan pukulannya, dia adalah pertarung hebat. Dia
melakukan semua dengan baik. Manny telah menyempurnakan gaya
bertinjunya,’’ papar Algieri yang menelan kekalahan perdana dalam 21
kali naik ring.
Pacman tidak kepalang senangnya. Kemenangannya kemarin merupakan
tiket untuk bertemu dengan petinju nomor satu di kelas welter saat ini,
Floyd Mayweather Jr. Meski pertandingan tersebut belum pasti, petinju 35
tahun itu tidak sabar menunggu megafight tersebut.
’’Benarkah dia (Mayweather) mau bertarung denganku? Yes! Yes!,’’ kata Pacquiao sambil melompat-lompat di atas ring seusai wasit mengumumkan kemenangan mutlaknya kemarin.
Dia berpikir, pertarungan dirinya dengan Mayweather sudah pasti.
’’Saya siap menghadapinya tahun depan. Saya menginginkan pertarungan
itu. Para fans berhak menyaksikannya,’’ tegasnya sebagaimana dilansir Reuters.
Pelatih Pacman, Freddie Roach, menyatakan telah mempersiapkan
pertarungan anak asuhnya dengan Mayweather. Bahkan, setelah duel anak
asuhnya dengan Algieri usai, dia sudah menonton beberapa rekaman
pertarungan Mayweather.
Roach juga telah menemani promotor Bob Arum saat menemui Direktur Eksekutif CBS Leslie Moonves yang mengontrol jaringan Showtime.
Menurut dia, pertarungan tersebut dilangsungkan awal tahun depan.
Bahkan, Roach sudah menyiapkan program latihan dalam tiga bulan
mendatang.
’’Orang-orang boleh bersiap untuk pertarungan ini awal tahun depan,’’
ujar Pacquiao yang mendampingi Roach bertemu dengan Arum sebagaimana
dikutip USA Today. (cak/c14/ady)

